Home · Poems · Thoughts

Abu-Abu

Aku mulai menyukai warna abu-abu.

Aku, kamu dan abu-abu menyerupai satu hal yang ku maknai sebagai “keraguan”.

Maaf, aku tak bisa memberi warna untukmu, sejatinya kamu samar, abu-abu lalu memudar. Hanya saja kamu sempat menjadi pekat, hitam lalu gelap . Aku takut terluka dengan kejelasan warna, sekali lagi maaf,  aku hanya bisa menjadikanmu pria abu-abuku.

Serupa mendung sore ini, kutatap kamu begitu nyata hai abu-abu.

Aku merindukanmu.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s